Minggu, 31 Januari 2016

Cara Mandi Wajib Lengkap Dengan Do'a Dan Niatnya

Hukum Mandi

Bagi orang yang akan melakukan shalat, tidak sah sholatnya jika masih mempunyai hadast besar.


Hadast besar adalah hadast yang disebabkan oleh Bersetubuh, Keluarmani, haid, nifas, dan melahirkan. Hadast besar dapat dihilangkan dengan mandi junub / janabat / mandi wajib / mandi hadast besar. Hukum mandi besar adalah wajib.

Sebab - sebab yang mewajibkan mandi Junub adalah:

  • Bersetubuh 
  • Keluar air mani (baik karena bersetubuh maupun karena mimpi atau sebab lainnya)
  • Mati yang bukan Syahid (Orang mati syahid tidak wajib dimandikan)
  • Selesai haid (menstruasi)
  • Selesai Nifas
  • Wiladah (melahirkan).


Ciri - ciri Air Mani adalah:

  • keluarnya dari Kubul dengan memancar (tersendat-sendat).
  • Saat keluar terasa Nikmat.
  • Baunya:

  1. Jika masih basah seperti bau adonan roti atau bau mayang korma.
  2. Jika sudah kering seperti bau putih telur.


Fardhu Mandi Besar / Junub ada 3 yaitu:

1. Niat.

Niat ini dibaca dalam hati pada saat mulai membasuh bagian manapun dari tubuh.

Lafadz Niat Mandi Besar adalah:

NAWAITUL GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBARI FARDHAN LILLAAHI TA'AALAA.

Artinya:

"Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah Taala."

   2. Membasuh seluruh tubuh dengan air sampai rata (serta rambut dan kulitnya harus terkena air).

   3. Menghilangkan Najist jika ada yang menempel pada tubuh.

Sunat Mandi ada 5, yaitu:

  1. Membaca Basmalah ("Bismillahir rahmaanir rahiim pada saat akan mulai mandi.
  2. Berwudhu (sebelum mandi) seperti wudhu hendak sholat.
  3. Membasuh (menggosok) badan dengan tangan sampai 3 kali.
  4. Mendahulukan yang kanan dari pada yang kiri.
  5. Muwalat, yaitu sambung menyambung dalam membasuh anggota badan.

MANDI SUNAT

Selain mandi wajib, ada beberapa mandi yang disunatkan, yaitu:

  • Mandi ketika hendak Sholat Jumat.
  • Mandi ketika hendak Sholat Idul Fitri.
  • Mandi ketika hendak Sholat Idul Adha.
  • Mandi setelah sembuh dari penyakit gila.
  • Mandi ketika hendak melaksanakan ihram haji atau umrah.
  • Mandi setelah memandikan mayat.
  • Mandi seorang kafir setelah masuk islam.

Larangan bagi orang yang mempunyai Hadast Besar:

A. Larangan bagi orang yang sedang Junub:

  • Mendirikan Sholat, baik shalat wajib / sunat.
  • Mengerjakan Thawaf (Thawaf rukun haji / sunat).
  • Menyentuh / membawa Al-quran.
  • Berhenti lama (berdiam di masjid) / Itikaf.

B. Larangan bagi orang yang sedang Haid / Nifas:

  • Semua larangan point2 diatas.
  • Di cerai (ditalak)
  • Berpuasa (wajib / sunat)
  • Bersetubuh
  • Bersenang - senang antara pusar perut dan lutut.
  • Menyeberangi mesjid jika khawatir mengotorinya dengan darah.

Jumat, 08 Januari 2016

Cara memdownload dan memasang lagu untuk game OSU!

assalamualaikum minna :D

kali ini saya akan memberitahu cara mendownload dan memasang lagu untuk game OSU !



cara mendownload :

1. pergi ke alamat http://osu.ppy.sh/
2. lalu klik menu beatmap . ( lihat gambar )


3. lalu isi kotak yang seperti dibawah ini dengan judul lagu / penyanyi  dari lagu yang anda ingin kan .. seperti dibawah saya mengambil sampel hatsune miku :D


4. lalu cari lagu yang anda ingin kan disana,
5. cara downloadnya biasanya ada bacaan " NO VID " itu berarti lagu osunya memiliki 2 versi : yang satu download lagu + videonya dan yang bacaan " no vid " berarti tanpa video . jika tidak ada bacaan " no vid " berarti file itu hanya lagunya saja , tidak dengan videonnya. 




6. setelah itu , tunggu beberapa saat sampai file berhasil di download. 
7. catatan : anda harus log in dulu agar bisa mendownload file tersebut :D 



Cara Memasang lagu :

1.  Pindahkan File Osu yang telah anda download tadi ke local disk C - program files - osu - song 
atau lihat gambar di bawah :
'

2. jalankan game Osu! anda dan lihat hasilnya :D

Rabu, 06 Januari 2016

Memfaktorkan dan Menyelesaikan Persamaan Kuadrat

Tahukah anda tentang persamaan kuadrat? Salah satu topik tentang aljabar yang mulai diajarkan pada siswa SMP kelas VIII. Persamaan kuadrat memiliki bentuk umum (baku) yaitu
Persamaan kudrat sangat sering dipakai dalam matematika analitik. Salah satu masalah yang paling sering muncul yaitu bagaimana cara memfaktorkan suatu persamaan kuadrat. Memfaktorkan merupakan salah satu metode untuk menemukan solusi dari persamaan kuadrat. Untuk bisa mendapatkan solusi atau himpunan penyelesaian dari suatu persamaan kuadrat maka proses pemfaktoran harus dilewati. Kecuali jika menggunakan rumus secara langsung. Bagaimana cara memfaktorkan persamaan kuadrat? Adakah cara cepat memfaktorkan persamaan kuadrat? Mari kita pelajari bersama!

Perlu diperhatikan jika pada jenjang SMP masalah yangn muncul hanyalah memfaktorkan. Menentukan penyelesaian dan nilai x nya baru akan diajarkan pada jenjang SMA kelas X. Akan tetapi tidak ada salahnya melihat dan mempelajari sedikit tentang topik tersebut.

Cara/Metode 1 (Formal)
Cara pertama atau metode pertama untuk memfaktorkan suatu persamaan kuadrat yaitu melalui langkah yang formal yaitu:

Contoh soal 1:
Faktorkanlah dan carilah penyelesaian dari persamaan kuadrat 2x2 + 7x + 6 = 0 !
Jawab:
Langkah-langkah memfaktorkan dan menyelesaikan:
Carilah nilai yang mungkin dari perkalian berikut:
Untuk mendapatkan nilai yang memenuhi pertama carilah faktor yang mungkin dari hasil kali ac. Kemudian cek faktor yang mungkin dengan cara menambahkannya. Faktor dengan jumlah yang sama dengan b adalah jawabannya.
Setelah itu, ubah persamaan kuadrat dengan cara memisahkan bagian bx menjadi dua sesuai dengan hasil di atas.

Metode di atas tentu terlalu panjang dan kurang efisien. Pada prosesnya metode ini digunakan untuk mengenalkan konsep dasar pemfaktoran sebelum siswa dikenalkan dengan metode yang lebih cepat. Tujuannya adalah agar siswa tidak kehilangan dasar dari pada konsep pemfaktoran dan penyelesaian persamaan kuadrat.

Cara/Metode 2 (Cara Cepat)
Metode kedua merupakan bagian dari proses metode yang pertama. Hanya saja beberapa langkah atau tahap ditiadakan karena tidak terlalu diperlukan jika tujuannya adalah hanya sekedar memfaktorkan dan menyelesaikan saja tanpa menanamkan konsep dasar pada siswa.

Contoh soal 2:
Carilah nilai x yang memenuhi persamaan kuadrat 6x2 + 13x + 6 = 0 !
Jawab:
Langkah pertama yaitu menentukan nilai yang memenuhi:
Gunakan tabel pemfaktoran untuk menemukan nilai yang memenuhi penjumlahan dan perkalian di atas:

Faktorkan persamaan kuadrat di atas:

Beberapa persamaan kuadrat memiliki bentuk khusus dan cara cepat pemfaktoran sendiri misalnya bentuk:

1.    x2 +bx +c (Kasuk persamaan kuadrat dengan a = 1)
Cara memfaktorkannya mirip dengan cara cepat diatas tetapi lebih sederhana. Bagaimana?

Contoh soal 3:
Carilah nilai x yang memenhi persamaan kuadrat x2 +5x +6 =0 !
Jawab:
Langkah pertama yaitu menentukan nilai yang memenuhi:
Gunakan tabel pemfaktoran untuk menemukan nilai yang memenuhi penjumlahan dan perkalian di atas:

Faktorkan persamaan kuadrat di atas:

2.    a2 x2 – c2  (Kasus persamaan kuadrat dengan b = 0)
Contoh soal 4:
Cari nilai x yang memenuhi 4x2 – 9 =0 !
Jawab:
Untuk menyelesaikan persamaan kuadrat diatas, kali ini lebih cepat tanpa pemfaktoran.

3.    a2 x2 + 2abx + b2 =0 (Persamaan kuadrat dengan bentuk kuadrat sempurna)
Untuk memfaktorkan persamaan kuadrat sempurna mirip dengan kasus nomor dua. Pemfaktoran akan menjadi


Sekian artikel tentang memfaktoran dan menyelesakan persamaan kuadrat. Jika ada pertanyaan silahkan tuliskan pada kolom komentar.......

LOGIKA MATEMATIKA,KELAS 10

LOGIKA MATEMATIKA

A. Pernyataan
Yang dimaksud dengan kalimat atau pernyataan adalah kalimat yang mempunyai nilai benar atau salah, tetapi tidak sekaligus benar dan salah.
Ada dua jenis kalimat matematika, yaitu :
Kalimat tertutup, merupakan pernyataan yang nilai kebenarannya sudah pasti.
Contoh :
a) 3 x 4 = 12 (pernyataan tertutup yang benar)
b) 3 + 4 = 12 (pernyataan tertutup yang salah)
Kalimat terbuka, merupakan pernyataan yang kebenarannya belum pasti.
Contoh :
a : Ada daun yang berwarna hijau
b : Gula putih rasanya manis

B. Ingkaran Pernyataan
Ingkaran atau negasi suatu pernyataan adalah pernyataan yang menyangkal pernyataan yang diberikan. Ingkaran suatu pernyataan dapat dibentuk dengan menambah “Tidak benar bahwa ...” di depan pernyataan yang diingkar. Ingkaran pernyataan adalah ~ p.
Contoh :
Misalkan pernyataan p : Tembakau yang mengandung nikotin.
Ingkaran penyataan p adalah ~ p. Tidak benar bahwa tembakau mengandung nikotin.

Tabel kebenaran dari ingkaran

C. Pernyataan Majemuk
(i) Konjungsi
Pernyataan p dengan q dapat digabung dengan kata hubung logika “dan” sehingga membentuk pernyataan majemuk “p dan q” yang disebut konjungsi. Konjungsi “p dan q” dilambangkan dengan 


(ii) Disjungsi
Pernyataan p dengan q dapat digabung dengan kata hubung logika “atau” sehingga membentuk pernyataan majemuk “p atau q” yang disebut disjungsi. Disjungsi p atau q dilambangkan dengan  .



(iii) Implikasi 

Implikasi “jika p maka q” dilambangkan dengan
 .



(iv) Biimplikasi
Biimplikasi “p jika dan hanya jika q” dilambangkan dengan  .

D. Ekuivalensi Pernyataan – Pernyataan Majemuk


E. Konvers, Invers, dan Kontraposisi
Dari sebuah implikasi dapat diturunkan pernyataan yang disebut konvers, invers, dan kontraposisi dari implikasi tersebut.